Indramayu, Akuratnews.com 
Kerjasama antara Lembaga Bantuan Hukum Singakriya (LBH Singakriya) bersama Media Akuratnews.com dalam realisasi program dilapangan akhirnya disepakati kedua belah pihak.
Kesepakatan kerjasama ini dibuat setelah dilakukan pertemuan antara LBH Singakriya dengan Pemimpin redaksi Akuratnews.com yang bertempat di Kantor LBH Singakriya Jalan Pantura lama No 60 Ujung Jaya, Indramayu, Rabu, (28/06/17), dari pihak LBH Singakriya diwakili oleh beberapa orang diantaranya Direktur LBH Singakriya, Dedi Buldani, SH bersama Manager LBH Singakriya, Maulana Erjani serta Rio Wartono AS, sedangkan dari pihak redaksi Akuratnews.com dihadiri Pemimpin Redaksi yang juga sekaligus pendiri Akuratnews.com, Ahmad Ahyar.
Dalam pertemuan tersebut Maulana Erjani, Manager LBH Singakriya menyampaikan bahwa LBH Singakriya saat ini sedang melakukan penjajakan realisasi program dilapangan.
“Kita juga telah beberapa kali melaksanakan kegiatan di lapangan diantaranya pelatihan kesadaran hukum untuk masyarakat, penyuluhan hukum, pelatihan pembuatan Peraturan Desa dan sebagainya, tentunya jika kerjasama realisasi program dilapangan menggandengkan media seperti salah satunya Akuratnews.com, ini pasti lebih memberikan kelebihan tersendiri”, ujar Maulana
Sementara Direktur LBH Singakriya Dedi Buldani,SH juga memberikan keterangan bahwa LBH Singakriya tidak hanya memberikan penyuluhan atau pelatihan namun juga melakukan pendampingan hukum dipengadilan bagi masyarakat.
“Kita banyak menerima permintaan dari masyarakat untuk dapat memberikan pendampingan hukum, jadi itu tugas dari kita juga, untuk Advokat di LBH Singakriya ada beberapa orang advokat yang tergabung didalamnya,” ucap Dedi.
Dalam kesempatan tersebut Pemimpin Redaksi Akuratnews.com sangat tersanjung dengan sambutan yang diberikan dalam kunjungan ke LBH Singakriya ini.
“Pertama sekali kami sangat berterimah kasih dengan sambutan ini, sebenarnya saat ini kami sedang masa pengembangan Akuratnews.com diantaranya melakukan silaturahmi dengan banyak pihak, tidak terlepas juga pada LBH Singakriya”, ujar Ahyar
“Ini suatu kehormatan bagi kami, LBH Singakriya kan banyak kegiatan tentang hukum dimasyarakat, menurut saya itu sangat perlu kita publikasikan, tentu kegiatan itu sangat membantu Akuratnews.com memberikan informasi kepada masyarakat luas”, tambahnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 2 jam, kedua belah pihak menyepakati kegiatan realisasi program dilapangan yang secara teknis diatur lebih lanjut. (Red)
Sumber: 

Akuratnews.com

11:18 PM
Indramyu 19 juni 2017
Diawali oleh kesucian bulan ramadan dan niat untuk menyatukan kejayaan LBH SINGAKRIYA, sesuai dengan tema dalam acara buka puasa bersama yang dilaksanakan di rumah makan Sambel Lada Indramayu,yang bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi sesama pengurus dan anggota LBH SINGAKRIYA.
Didasari oleh keprihatinan atas pemahaman hukum yang masih rendah dikalangan masyarakat yang menjadi dasar utama berdirinya LBH SINGAKRIYA, hal ini disampaikan oleh Dedi Buldani S.H., M.H. selaku ketua umum LBH SINGAKRIYA.
Lebih lanjut Dedi Buldani memaparkan tentang maraknya aksi demonstrasi yang selama ini tidak tersalurkan sehingga memicu polemik permasalahan di tengah-tengah masyarakat, maka dari itu LBH SINGAKRIYA kedepannya bisa menjadi acuan dan harapan seluruh masyarakat Indonesia khususnya indramayu,
Dedi juga menambahkan, untuk mewujudkan ini agar semua pihak bekerjasama secara baik dan menjadi pelopor dalam penegakan hukum. (red)

sumber: min.co.id
10:07 AM

Pada H-4 Lebaran, seluruh angkutan barang di luar sembako dilarang beroperasi. Polisi pun akan menindak tegas kendaraan barang yang masih beroperasi setelah batas waktu yang ditentukan.

"H-4 Lebaran kendaraan barang di luar sembako tidak boleh beroperasi lagi," tegas Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Asep Nugraha, Senin (19/6/2017).


Asep berjanji akan menindak tegas kendaraan barang yang masih beroperasi setelah batas waktu yang ditentukan, kecuali ada keadaan emergency itu diizinkan. Namun, itu pun hanya untuk kendaraan barang yang lokal.

"Kami pun akan terus berpatroli untuk memastikan tidak ada kendaraan barang yang beroperasi setelah batas waktu yang ditentukan," ujarnya.

Senada, Kasat Lantas Polres Cirebon, AKP Ahmad Troy Apriyo menambahkan mendekati pelarangan operasional kendaraan barang pun terlihat kejar tayang sehingga tak heran banyak kendaraan barang yang memadati baik jalur Pantura maupun Tol Cipali.

"Untuk itu terlihat kepadatan antrean di Tol Cipali karena banyaknya kendaraan barang," ucapnya.

Sumber : http://news.okezone.com
11:19 PM

INDRAMAYU- Jajaran Satlantas Polres Indramayu akan menutup ratusan putaran balik arah (U-Turn) di jalur pantura, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan kecelakaan pada arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2017 mendatang.

Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin didampingi Kasat Lantas AKP Asep Nugraha mengatakan, dari ratusan U-Turn yang ada di sepanjang jalur pantura Indramayu, hanya 24 putaran saja yang dibuat secara resmi, sisanya dibuat sendiri oleh masyarakat.

“Dari data yang kami miliki ada sekitar 268 U-Turn di sepanjang 68 kilometer jalur pantura Indramayu. Dari jumlah tersebut, hanya 24 U-Turn yang memiliki izin,” kata Asep, Selasa (6/6).

Ia mengatakan, penutupan akan dilakukan menggunakan tolo-tolo dan barier. Penutupan U-Turn akan mulai dilakukan pada H-10 Lebaran. Saat ini pihaknya telah menyiapkan tidak kurang dari 1.500 tolo-tolo, untuk menutup U-Turn tersebut.

“Jadi hanya U-Turn ilegal saja yang kami tutup, sementara untuk 24 U-Turn yang legal dan berizin akan tetap dibiarkan dibuka,” katanya.

Ditambahkanya, jalur pantura Indramayu selama ini dikenal rawan kecelakaan lalu lintas. Dengan adanya penutupan U-Turn ilegal tersebut, diharapkan dapat mengantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan karena para pengguna kendaraan tidak lagi bisa memutar arah di sembarang tempat.

 "Jika kita biarkan U-Turn ilegal yang tetap terbuka bahkan tidak segera ditutup, dimungkinkan akan banyak pengguna jalan yang sembarangan memutar arah.  Hal itu selain dapat menyebabkan kecelakaan juga menimbulkan kemacetan.  Ditutupnya U-Turn ilegal ini juga demi lancarnya arus mudik Lebaran nanti," tandasnya.

Antisipasi Pasar Tumpah

Sementara itu, hasil pemetaan jalur mudik yang dilakukan Polres Cirebon diperoleh adanya tiga titik pasar tumpah yang diprediksi akan menjadi sumber kemacetan di Kabupaten Cirebon. 

Wakapolres Cirebon, Kompol Wadi Sa'bani mengatakan, ada tiga pasar yang perlu diwaspadai sebagai trouble spot kemacetan saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2017.  "Ada tiga titik macet yakni Pasar Tegalgubug, Pasar Minggu, dan Pasar Gebang," kata Wadi kepada wartawan di Mapolres Cirebon, Selasa (6/6).

Wadi mengungkapkan, kemacetan di tiga pasar itu disebabkan para pedagang yang berjualan hingga ke pinggir jalan dan tak jarang sampai menutup setengah badan jalan.

Selain itu, di saat bulan puasa hingga menjelang Lebaran intensitas jual-beli di pasar akan melonjak seiring semakin banyaknya orang yang berbelanja. Sehingga hal itu juga menjadi faktor penyebab kemacetan.

"Selain pedagang yang perlu diwaspadai adalah masyarakat yang akan menyeberang jalan. Itu juga menjadi salah satu hambatan yang akan kami antisipasi," katanya.

Untuk itu pihaknya telah berkoordinasi dengan lintas sektoral agar mengantisipasi kemacetan saat arus mudik dan arus balik lebaran. "Jadi kami minta H-15 di tiga pasar itu yang berjualan di jalan bisa clear agar tidak ada hambatan. Juga untuk penyeberang jalan akan kami lakukan kanalisasi," ucapnya.

Sejauh ini, kata Wadi, pembersihan pedagang pada H-15 masih bersifat imbauan. "Tapi kalau belum juga ada kesadaran masyarakat dan pedagang, maka kami akan berlakukan penertiban," ujar Wadi.

Horor Brexit yang sempat menghantui musim mudik Lebaran tahun lalu pun sudah mulai diantisipasi. Ia mengaku telah melakukan koordinasi dengan Polres Brebes untuk mengantisipasi hal tersebut, agar tidak terulang. Pasalnya, horor Brexit, berbuntut terjadinya kemacetan hingga Kabupaten Cirebon.

“Kami telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk mengantispasi hal itu. Hasilnya, jalur tol direncanakan akan dibuka dan diperpanjang hingga Pemalang. Jika nantinya jalur sudah diperpanjang hingga Pemalang maka diprediksi ekor antrean kendaraan tidak akan lagi sampai ke Kabupaten Cirebon. Pasalnya jalur ke Pemalang tersebut cukup panjang.  Tapi kita tetap lakukan antisipasi berkoordinasi ?dengan Polda Jateng juga Polres Kuningan. Sehingga nanti kalau kembali terjadi kemacetan kendaraan dari tol akan dibuang ke jalur arteri," kata Wadi.

Sejauh ini pihaknya telah menyiapkan tiga tempat pembuangan kendaraan yakni di Gerbang Tol (GT) Palimanan, GT Plumbon, dan GT Ciperna. ?"Selanjutnya kendaraan akan diputar melalui jalur selatan berkoordinasi dengan Polres Kuningan," ujarnya

sumber : Fajarnews.com
3:17 AM

INDRAMAYU-Polres Indramayu kembali berhasil menggagalkan pengiriman jutaan butir petasan yang hendak didistribusikan ke sejumlah daerah, dalam sebuah operasi di jalan Pantura tepatnya di Jalan Raya Desa Karangsinom, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Senin (5/6) kemarin.

Kapolres Indramayu AKBP Polisi Arif Fajarudin melalui Wakapolres Indramayu, Kompol Ricardo Condrat Yusuf mengatakan, jutaan butir petasan itu diangkut menggunakan mobil truk Colt Diesel warna kuning bernopol E 9728 P yang dikemudikan HM (46), yang diduga oknum anggota Polri.

“Kita amankan sebanyak 7 juta butir petasan jenis korek api, yang dibawa menggunakan mobil truk diesel. Rencananya petasan itu akan dibawa ke Jakarta dan ke Jambi,” kata Ricardo.

Ricardo menuturkan, pengungkapan kasus itu bermula saat petugas dari Polsek Kandanghaur beserta Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu melakukan razia rutin terkait banyaknya knalpot bising sepeda motor dan lainnya.

Namun dalam perjalannya, petugas mendapat laporan dari warga adanya pengiriman petasan ke Jakarta dengan menggunakan mobil truk.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas pun memperketat razia. Tidak lama, sebuah mobil truk Colt Diesel warna kuning melintas dengan gelagat yang mencurigakan. Petugas pun lalu memberhentikan kendaraan tersebut.

Sang sopir truk HM yang diduga sebagai anggota Polri, berusaha menghindari kejaran petugas dengan menjalankan kendaraannya lebih cepat. Namun usahanya gagal, karena petugas dapat memberhentikan laju mobil itu.

“Saat dilakukan pemeriksan, petugas menemukan petasan jenis korek, yang dikemas dalam 665 dus kertas semen yang ditata rapih. Jumlahnya sekitar 7 juta butir,” ungkapnya.

Selain menyita 7 juta petasan, polisi juga mengamankan HM. Namun, terkait dugaan yang bersangkutan anggota kepolisian, menurut Ricardo, pihaknya masih melakukan pendalaman. Pasalnya, saat diamankan HM tidak membawa identitas keanggotaan kepolisian.

"Masih kita lakukan pendalaman, karena yang bersangkutan tidak membawa tanda pengenal. Jadi kami belum dapat memastikan," katanya.

Namun, Ricardo memastikan, jika nanti terbukti sebagai anggota kepolisian, yang bersangkutan akan mendapat sanksi tegas.

“Jika terbukti anggota Polri akan dikenakan sanksi kode etik kepolisian. Selain itu ia juga akan dijerat Undang-Undang Darurat RI No. 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.


sumber : Fajarnews.com
3:00 AM

berita

Bantuan Hukum

3

wisata

kuliner

Tips