Jalan Putaran Balik Arah (U-Turn) akan segera ditutup menjelang lebaran


INDRAMAYU- Jajaran Satlantas Polres Indramayu akan menutup ratusan putaran balik arah (U-Turn) di jalur pantura, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan kecelakaan pada arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2017 mendatang.

Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin didampingi Kasat Lantas AKP Asep Nugraha mengatakan, dari ratusan U-Turn yang ada di sepanjang jalur pantura Indramayu, hanya 24 putaran saja yang dibuat secara resmi, sisanya dibuat sendiri oleh masyarakat.

“Dari data yang kami miliki ada sekitar 268 U-Turn di sepanjang 68 kilometer jalur pantura Indramayu. Dari jumlah tersebut, hanya 24 U-Turn yang memiliki izin,” kata Asep, Selasa (6/6).

Ia mengatakan, penutupan akan dilakukan menggunakan tolo-tolo dan barier. Penutupan U-Turn akan mulai dilakukan pada H-10 Lebaran. Saat ini pihaknya telah menyiapkan tidak kurang dari 1.500 tolo-tolo, untuk menutup U-Turn tersebut.

“Jadi hanya U-Turn ilegal saja yang kami tutup, sementara untuk 24 U-Turn yang legal dan berizin akan tetap dibiarkan dibuka,” katanya.

Ditambahkanya, jalur pantura Indramayu selama ini dikenal rawan kecelakaan lalu lintas. Dengan adanya penutupan U-Turn ilegal tersebut, diharapkan dapat mengantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan karena para pengguna kendaraan tidak lagi bisa memutar arah di sembarang tempat.

 "Jika kita biarkan U-Turn ilegal yang tetap terbuka bahkan tidak segera ditutup, dimungkinkan akan banyak pengguna jalan yang sembarangan memutar arah.  Hal itu selain dapat menyebabkan kecelakaan juga menimbulkan kemacetan.  Ditutupnya U-Turn ilegal ini juga demi lancarnya arus mudik Lebaran nanti," tandasnya.

Antisipasi Pasar Tumpah

Sementara itu, hasil pemetaan jalur mudik yang dilakukan Polres Cirebon diperoleh adanya tiga titik pasar tumpah yang diprediksi akan menjadi sumber kemacetan di Kabupaten Cirebon. 

Wakapolres Cirebon, Kompol Wadi Sa'bani mengatakan, ada tiga pasar yang perlu diwaspadai sebagai trouble spot kemacetan saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2017.  "Ada tiga titik macet yakni Pasar Tegalgubug, Pasar Minggu, dan Pasar Gebang," kata Wadi kepada wartawan di Mapolres Cirebon, Selasa (6/6).

Wadi mengungkapkan, kemacetan di tiga pasar itu disebabkan para pedagang yang berjualan hingga ke pinggir jalan dan tak jarang sampai menutup setengah badan jalan.

Selain itu, di saat bulan puasa hingga menjelang Lebaran intensitas jual-beli di pasar akan melonjak seiring semakin banyaknya orang yang berbelanja. Sehingga hal itu juga menjadi faktor penyebab kemacetan.

"Selain pedagang yang perlu diwaspadai adalah masyarakat yang akan menyeberang jalan. Itu juga menjadi salah satu hambatan yang akan kami antisipasi," katanya.

Untuk itu pihaknya telah berkoordinasi dengan lintas sektoral agar mengantisipasi kemacetan saat arus mudik dan arus balik lebaran. "Jadi kami minta H-15 di tiga pasar itu yang berjualan di jalan bisa clear agar tidak ada hambatan. Juga untuk penyeberang jalan akan kami lakukan kanalisasi," ucapnya.

Sejauh ini, kata Wadi, pembersihan pedagang pada H-15 masih bersifat imbauan. "Tapi kalau belum juga ada kesadaran masyarakat dan pedagang, maka kami akan berlakukan penertiban," ujar Wadi.

Horor Brexit yang sempat menghantui musim mudik Lebaran tahun lalu pun sudah mulai diantisipasi. Ia mengaku telah melakukan koordinasi dengan Polres Brebes untuk mengantisipasi hal tersebut, agar tidak terulang. Pasalnya, horor Brexit, berbuntut terjadinya kemacetan hingga Kabupaten Cirebon.

“Kami telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk mengantispasi hal itu. Hasilnya, jalur tol direncanakan akan dibuka dan diperpanjang hingga Pemalang. Jika nantinya jalur sudah diperpanjang hingga Pemalang maka diprediksi ekor antrean kendaraan tidak akan lagi sampai ke Kabupaten Cirebon. Pasalnya jalur ke Pemalang tersebut cukup panjang.  Tapi kita tetap lakukan antisipasi berkoordinasi ?dengan Polda Jateng juga Polres Kuningan. Sehingga nanti kalau kembali terjadi kemacetan kendaraan dari tol akan dibuang ke jalur arteri," kata Wadi.

Sejauh ini pihaknya telah menyiapkan tiga tempat pembuangan kendaraan yakni di Gerbang Tol (GT) Palimanan, GT Plumbon, dan GT Ciperna. ?"Selanjutnya kendaraan akan diputar melalui jalur selatan berkoordinasi dengan Polres Kuningan," ujarnya

sumber : Fajarnews.com

1 komentar on Jalan Putaran Balik Arah (U-Turn) akan segera ditutup menjelang lebaran:

Post a Comment test